Its Enough for Devastating Jose Mourinho Now

Serie A 2023/2024: Rasmus Kristensen (kiri) vs Teun Koopmeiners dalam laga AS Roma vs Atalanta di pekan ke-19 Source AP Photo/Andrew Medichini

VEGASSLOTS – Pada pekan ke-19 Serie A 2023/2024, AS Roma gagal mengamankan kemenangan saat menjamu Atalanta di Stadion Olimpico pada Senin (8/1/2024). Tim asuhan Jose Mourinho harus puas dengan hasil imbang 1-1.

Jose Mourinho menghadapi kesulitan di laga kandang mereka saat bertemu Atalanta, terutama setelah kebobolan gol lebih dulu oleh Teun Koopmeiners pada menit ke-8. Namun, Roma mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti yang dieksekusi oleh Paulo Dybala pada menit ke-39.

Mourinho sendiri harus meninggalkan lapangan lebih awal daripada para pemainnya setelah mendapatkan kartu merah di injury time babak kedua. Hal ini menyebabkannya absen dalam pertandingan berikutnya, yakni saat Roma bertandang melawan AC Milan.

Perjalanan AS Roma di Serie A musim ini memang penuh variasi. Mereka mengalami fase awal yang sulit, terpuruk dalam performa, namun berhasil bangkit dengan menunjukkan konsistensi dalam permainan. Namun, seperti yang disebutkan, Roma tampak mengalami ketidakstabilan kembali setelah itu.

Serie A 2023/2024: Kiper Rui Patricio vs Gianluca Scamacca dalam laga AS Roma vs Atalanta di pekan ke-19 Source AP Photo/Andrew Medichini

Itu adalah perjalanan yang berliku bagi AS Roma musim ini. Dari analisis per pekan, mereka mengalami periode awal yang sulit (pekan 1-6), kemudian berhasil menemukan stabilitas dalam performa (pekan 7-14), namun setelahnya, mereka kembali mengalami penurunan performa (pekan 15-19).

Dalam perincian yang diberikan, di awal musim (pekan 1-6), Roma memiliki catatan satu kemenangan, dua hasil seri, dan tiga kekalahan. Mereka kemudian bangkit di pekan 7-14 dengan enam kemenangan, satu hasil seri, dan satu kekalahan.

Namun, dalam lima pertandingan terakhir (pekan 15-19), Roma hanya meraih satu kemenangan, dua hasil seri, dan dua kekalahan. Performa yang fluktuatif ini mungkin dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari cedera pemain, perubahan taktik, hingga faktor psikologis dalam tim.

Yang jelas, konsistensi dalam performa adalah kunci untuk bersaing secara konsisten di level atas. Semoga Roma bisa menemukan kembali stabilitas mereka untuk meningkatkan performa di sisa musim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

kembali keatas